Hai sobat traveler, perjalanan kali ini saya ingin menceritakan pengalaman menjelajahi keindahan alam yang ada di daerah Kabupaten Pandeglang, Banten. Lebih tepatnya di sekitaran Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.

Kali ini perjalanannya sangat seru dan rame, pasalnya 19 orang yang ikut dan belum lagi dengan teman-teman baru yang sebagian belum saya kenal.

Perjalanan di mulai dari Kota Serang, Banten pukul 13.00 WIB, Sabtu 27 Juni 2020 dengan menggunakan sepedah motor.

Lokasi yang pertama kita datangi adalah pantai Daplangu yang berada di Taman Nasional Ujung Kulon, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Banten.

Perjalanan memakan waktu kurang lebih 5 jam setengah atau sekitar jam setengah 7an kita sampai lokasi.

Awalnya kami punya target sampai lokasi itu sore, karena mengejar ingin melihat sunset hehe.. Tapi ternyata ada kendala lain di perjalanan. Hujan terus datang, otomatis kita berteduh sejenak menunggu hujan reda.

Di sepanjang perjalanan memasuki jalan tanjung lesung kami di suguhkan pemandangan hamparan laut yang sangat biru.

Dan sesampainya di pantai daplangu, kami langsung saja bergegas mendirikan tenda sekaligus bermalam disini. Karena sudah gelap jadi saya belum melihat secara jelas akan keindahannya.

Di malam hari pukul 20.00 WIB setelah tenda sudah terpasang, kami mulai membuat makanan untuk makan malam. Acara memanggang ikan menjadi acara malam itu ahaha. Asik yah panggang ikan di bibir pantai malam-malam. 😀

Kami membagi tugas, jadi ada yang memanggang ikan, dan ada yang menyiapkan bahan-bahan lainnya. Nah.. ketika semuanya sudah matang saatnya mempersiapkan makanan untuk kami santap.

Sebelum melahap santapan malam, tidak lengkap rasanya kalo tidak foto bareng dulu ahaha.. maklumlaah anak jaman now kan gitu. 😀

Sangat terasa sekali kebersamaannya dan wajah kebahagian terlihat tumbuh di wajah teman-teman saat melahap santap malam ini. 😊

Perut sudah terisi, kami tidak langsung masuk tenda untuk istirahat. Melainkan kami ngobrol-ngobrol santai sambil menikmati suasana malam di bibir pantai. Canda tawa begitu mengalir malam itu. Sangat seru banget pokoknya. 😊

Pukul 01.00 WIB dini hari. Sebagian sudah ada yang masuk tenda untuk istirahat dan sebagian teman yang lain masih menikmati suasana malam. Termasuk saya yang antusias menikmati malam di temani secangkir kopi dan deburan ombak.

Tak terasa sudah pukul 03.00 WIB. Dan matapun sudah memberi kode untuk cepat istirahat takut besoknya kesiangan hehe.. akhirnya saya memutuskan untuk istirahat. lumayan meremin mata setengah jam atau sejam mah ahaha. Disini saya beristirahat di atas hammock. Ada yang nanya kok ga tidur di tenda? Yaa.. lagi ingin tidur bergelantungan di hammock aja. 😀

Di pagi hari, saat matahari mulai menampakan dirinya.. dan saya pun terbangun dari tidur. Disitulah pemandangan pagi hari dengan suguhan deburan ombak dan air laut yang super-super biru nan indah.

Ditambah lagi suasana pantai yang sepi membuat otak dan pikiran ini bikin tenang, apalagi di temani secangkir kopi.. nambah mantul ga tuh ehehe… 😀

Rasanya kalo main ke pantai tidak berenang itu kurang lengkap yah ehehe.. alhasil saya langsung aja menyeburkan diri untuk berenang. Disini pasir pantainya putih dan bersih banget. Recomended pokoknya.

Sesudahnya berenang dan teman-teman yang lain juga sudah terbangun. Kami mulai membuat masakan untuk sarapan pagi. Seperti biasa ketika sarapan sudah siap, foto dulu hehe… 😀

Nah sobat traveler.. Ketika perut sudah terisi. Waktunya kami beres-beres tenda dan melanjutkan perjalanan ke lokasi selanjutnya.

Masih di sekitaran Taman Nasional Ujung kulon. Perjalanan selanjutnya kami mau mencoba melihat secara dekat keindahan Curug Dengdeng. Nantikan tulisan aku selanjutnya yah. 😊